Tuesday, March 14, 2017

AKTIVA TETAP, Akuntansi Biaya

Pengertian Aktiva Tetap:

Aktiva tetap adalah aktiva berujud yang digunakan dalam operasi perusahaan dan tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan. (Haryono Jusup, 2005; 153).

Aktiva tetap adalah aktiva berujud yan berumur lebih dari satu tahun yang dimiliki oleh perusahaan dengan tujuan untuk dipakai dalam perusahaan bukan untuk dijual kembali (Wit & Erhans, 2000; 82)
Aset tetap adalah aset berwujud yang (Slamet Sugiri, 2009; 137) :
  1. dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penydiaan barang atau jasa, untuk direntalkan pada pihak lain, atau untuk tujuan administratif
  2. diharapkan untuk digunakan selama lebih dari satu periode
Klasifikasi Aktiva Tetap:
Aktiva tetap biasanya digolongkan menjadi 4 kelompok yaitu (Haryono Jusup, 2005; 155):
  1. Tanah : seperti tanah yang digunakan sebagai tempat berdirinya gedung perusahaan
  2. Perbaikan tanah : seperti jalan-jalan diseputar lokasi perusahaan, tempat parker, pagar dan saluran air bawah tanah
  3. Gedung : seperti gedung yang digunakan untuk kantor, toko, pabrik dan gudang
  4. Peralatan : seperti peralatan kantor, mesin pabrik, peralatan pabrik, kendaraan dan mebel
Untuk lebih jelas dan lengkap mengenai Aktiva Tetap, dapat kalian download melalui link di bawah ini:

Download Aktiva Tetap
Download Aktiva Tetap

Monday, March 13, 2017

Makalah Teori Investasi Internasional

Apa saja teori investasi internasional itu?

Investasi asing dapat dilakukan dalam bentuk, yaitu investasi portofolio dan investasi langsung atau foreign direct investment (FDI). Investasi portofolio ini dilakukan melalui pasar modal dengan instrumen surat berharga seperti saham dan obligasi. Sedangkan investasi langsung yang dikenal dengan Penanaman Modal Asing (PMA) merupakan bentuk investasi dengan jalan membangun, membeli total atau mengakuisisi perusahaan.

Penanaman Modal di Indonesia diatur dengan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal. Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan Penanaman Modal Asing adalah kegiatan menanam modal untuk melakukan usaha di wilayah Republik Indonesia yang dilakukan oleh penanam modal asing, baik menggunakan modal asing sepenuhnya maupun yang berpatungan dengan penanam modal dalam negeri (Pasal 1 Undang-Undang Nomor 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal).

Untuk lebih jelasnya, bisa kalian download makalah Teori Investasi Internasional pada link dibawah ini:
Makalah Teori Investasi Internasonal
Download Makalah TeoriInvestasi Internasional

Friday, March 10, 2017

Program Studi FIA IISIP Jakarta

Saat memulai kuliah, ada baiknya kita menyusun suatu perencanaan dalam mengambil mata kuliah. Perencanaan tersebut bisa kita buat secara sederhana. Banyak program yang bisa kita buat dengan banyak software ataupun memanfaatkan microsoft office. Yang saya buat ini ialah  Program Studi FIA IISIP Jakarta, dimana di dalamnya terdapat sejumlah mata kuliah wajib dan pilihan yang akan kita ambil.

Program Studi Fia IISIP Jakarta yang saya buat ini ialah perencanaan mata kuliah, prediksi IP dan IPK. Tujuannya ialah untuk memoivasi kita tiap semesternya untuk dapat mencapai target IPK yang kita inginkan. Namun disini saya tegaskan, ini hanya prediksi nilai-nilai yang akan keluar yang akan berpengaruh terhadap IPK kita, untuk nilai aslinya anda harus giat belajar dan bedoa agar hasilnya sesuai harapan.

Anda dapat mendownload Program Studi FIA IISIP Jakarta melalui link di bawah ini, semoga dapat bermanfaat.

Download Program Studi FIA IISIP Jakarta
Download Program Studi FIA IISIP Jakarta

Wednesday, March 8, 2017

Perkembangan Alam Pikir Manusia

Lagi, dalam rangka membalas budi atas kebaikan para penulis-penulis blog dan web lainnya dalam hal pendidikan dan pengetahuan, kali ini saya akan memberikan salah satu tugas yang pernah saya kerjakan semasa perkuliahan. Yang akan saya berikan kali ini ialah tugas Mata Kuliah Ilmu Kealaman Dasar (IKD) yang berjudul Perkembangan Alam Pikir Manusia.
Manusia sebagai makhluk yang paling sempurna dibandingkan makhluk lainnya dan manusia juga memiliki kelebihan seperti mempunyai akal budi dan pikiran. Pengetahuan yang terkumpul dan semakin maju maka akan menyebabkan rasa ingin tahu yang semakin berkembang. Rasa yang ingin tahu ini menyebabkan manusia memiliki pengetahuan terhadap benda-benda atau pepristiwa-peristiwa ang terjadi di sekitarnya.

Manusia juga memiliki sifat yang tidak pernah puas apabila belum memperoleh jawaban atas apa yang ia amati, hal ini jugalah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya.
Apa kelebihan manusia dari penghuni bumi lainnya?
Bagaimana perkembangan alam pikiran manusia?
Bagaimana pandangan manusia terhadap alam?
Untuk lebih jelasnya, kalian bisa download pada link dibawah ini mengenai Ilmu Kealaman Dasar, Perkembangan Alam Pikir Manusia:
Perkembangan ALam Pikir Manusia

Saturday, March 4, 2017

CONTOH ABSTRAK SKRIPSI KUANTITATIF

Masa-masa akhir perkuliahan jenjang pendidikan S1 yang tentunya menyita banyak waktu, biaya, dan tenaga ialah masa pembuatan skripsi. Adakalanya kita sebagai mahasiswa merasa jenuh dalam proses pembuatan karya ilmiah tersebut. Bahkan, tidak sedikit pula mahasiswa yang gagal sehingga mengulang ataupun meneruskan penulisan skripsi pada semester berikutnya. 

Banyak hal-hal yang bisa mengakibatkan gagalnya pembuatan skripsi sehingga akhirnya mahasiswa tidak bisa mengikuti Ujian Sidang Skripsi. Selain karna malas tentunya, skripsi juga bisa gagal karena kelalaian kita sendiri, contohnya beberapa mahasiswa pasti adap yang pernah mengalami hilangnya dokumen-dokumen skripsi yang suda dikerjakan. hal itu bisa terjadi karena kita tidak mem-backup data skripsi kita. Padahal banyak cara yang bisa kita gunakan, misalnya mengcopy ke FD, Harddisk, atau backup via email, cloud, dan lain-lain.
Kali ini, saya akan membagikan salah satu bagian dari penulisan skripsi saya, yaitu Contoh Abstrak Skripsi Kuantitatif yangn telah saya kerjakan. Sebagaimana kita tahu, penulisan Abstrak ini wajib ada didalam skripsi. Sebagaimana kita tahu bahwa penulisan abstrak ini mencakup semua isi skripsi kita yang diresume secara singkat mulai dari judul hingga saran. 

Berikut ini adalah Contoh Abstrak Skripsi Kuantitatif yang telah saya buat pada skripsi saya yang bisa anda download, semoga bisa bermanfaat dan dijadikan sebagai panduan.
Contoh Abstrak Skripsi Kuantitatif

Monday, February 27, 2017

Proses Organisasi

Apa saja proses organisasi?

Proses Organisasi memberikan kehidupan pada organisasi. Ketika proses-proses tersebut tidak berfungsi dengan baik, maka masalah akan muncul. Sejumlah proses yang berkontribusi pada kinerja organisasi yang efekif yaitu proses komunikasi, proses pengambilan keputusan, dan proses kepemimpinan.

1. Proses Komunikasi
Keberlangsungan organisasi bergantung pada kemampuan manajemen untuk menerima, mengirimkan, dan menindaklanjuti informasi. Proses komunikasi menghubungkan orang-orang yang ada di dalam organisasi. Namun informasi juga mengintegrasikan aktivitas-aktivitas internal dari organisasi.

2. Proses Pengambilan Keputusan
Kualitas pengambilan keputusan dalam organisasi bergangtung kepada pemilihan tujuan yang tepat dan pengidentifikasian cara pencapaian. Organisasi bergantung kepada keputusan individu dan juga keputusan kelompok, dan manajemen yang efektif memerlukan pengetahuan akan kedua jenis keputusan itu.

3. Proses Kepemimpinan
Dalam semua organosasi tentunya selalu ada sosok pemimpin. Pemimpin dapat ditemukan dikelompok formal dan juga informal. Pemimpin mungkin berjabatan manager ataupun bukan manajer. Pentingnya kepemimpinan efektif untuk mencapai kinerja optimal individu, kelompok, dan organisasi sangat besar sehingga banyak dilakukan usaha menentukan penyebab dari kepemimpinan semacam itu.
Banyak pendapat bahwa satu gaya kepemimpinan efektif digunakan untuk semua situasi. Namun, ada pula pendapat bahwa setiap situasi memerlukan gaya kepemimpinan yang berbeda dan spesifik.


sumber:
Ivancevich, John M., Konopaske, Robert., Matteson, Michael T. 2007. Perilaku dan Manajemen Organisasi Edisi Ketujuh. Jakarta : Erlangga

Contoh Bab I Skripsi

Pada postingan kali ini, saya akan memberikan contoh penulisan Bab 1 Skripsi, yaitu sebagai berikut:

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Lingkungan kerja merupakan aspek penting di dalam suatu organisasi. Lingkungan kerja yang kondusif akan mempengaruhi jalannya aktivitas organisasi untuk dapat bersaing dengan organisasi lainnya untuk mencapai kesuksesan. Menurut Spector (dalam Raziq & Raheela, 2015, p.718) banyak perusahaan bisnis yang mengabaikan lingkungan kerja sehingga dampaknya merugikan bagi kinerja dari karyawannya.

Karyawan membutuhkan lingkungan kerja yang bebas dari masalah yang akan menghambat perkembangan potensi mereka. Lingkungan kerja merupakan segala sesuatu yang ada di sekitar pekerja, yang dapat mempengaruhi seorang pekerja dalam menjalankan tugas-tugas yang diberikan.
Menurut Opperman (dalam Noah & Steve, 2012, p.37) lingkungan kerja dibagi menjadi tiga dimensi yaitu: lingkungan teknik, lingkungan manusia, dan lingkungan organisasi. Pertama, lingkungan teknik memiliki indikator: peralatan, perlengkapan, infrastruktur, dan elemen fisik lainnya. Kedua, lingkungan manusia memiliki indikator: hubungan dengan rekan kerja, hubungan dengan tim kerja, hubungan dengan pimpinan, dan hubungan dengan manajemen. Ketiga, lingkungan organisasi memiliki indikator: sistem kerja, prosedur, pelatihan, nilai dan filosofi organisasi.

Lingkungan kerja menjadi stimulus dalam menentukan sikap kerja karyawan. Menurut Robbin & Judge (2015, h.46) dalam memahami sikap kerja, terdapat tiga sikap kerja yang utama yaitu: kepuasan kerja, keterlibatan kerja, dan komitmen organisasi.

Lingkungan kerja akan berdampak kepada kepuasan kerja karyawan. Bakotic & Babic (2013) menerangkan bahwa kondisi lingkungan kerja merupakan bagian penting untuk mencapai kepuasan kerja karyawan, oleh karena itu karyawan yang bekerja pada kondisi lingkungan kerja yang tidak kondusif akan mengalami ketidakpuasan kerja. Untuk meningkatkan kepuasan kerja tersebut, organisasi atau manajemen harus memperbaiki kondisi lingkungan kerjanya (dalam Raziq & Raheela, 2015, p.719).

Menurut Robbins & Judge (2015, h.46) kepuasan kerja (job performance) merupakan suatu perasaan positif tentang pekerjaan yang dihasilkan dari suatu evaluasi pada karakteristik-karakteristiknya. Seorang dengan tingkat kepuasan kerja yang tinggi memiliki perasaan yang positif mengenai pekerjaannya, sedangkan seorang dengan level rendah memiliki perasaan negatif.
Menurut ivancevich, et al (2007, h.90) mengemukakan faktor penting yang berhubungan dengan kepuasan kerja yaitu: imbalan, pekerjaan itu sendiri, peluang promosi, supervisi, rekan kerja, kondisi pekerjaan, dan keamanan kerja.

Menurut Hasibuan (dalam Asrori dan Triyani, 2012, h.71) kepuasan kerja adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja, kedisiplinan, dan prestasi kerja.
Lingkungan kerja, disiplin dan kepuasan kerja akan berdampak pada kinerja karyawan. Donni (2014, h.269) menjelaskan bahwa kinerja merupakan perwujudan dari kemampuan dalam karya nyata yang dicapai pegawai dalam mengemban tugas dan pekerjaan yang berasal dari organisasi.
PT. Mediate Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Advertising Agency dibawah naungan dari MNC Group. PT. Mediate Indonesia terletak di Jl. Kebon Sirih No.17-19, Gd. INews Lt.5 Jakarta Pusat. Menurut Ibu Ajeng (Mbak Caca), selaku HRD/GA PT. Mediate Indonesia, perusahaan baru melalui pemindahan lokasi kerja selama 2 bulan. Oleh karena itu, proses adaptasi karyawan di gedung yang baru tersebut tentunya akan berdampak pada kinerja karyawannya. Beliau menambahkan bahwa lingkungan kerja yang sekarang pasti akan berdampak langsung dengan kinerja karyawannya dikarenakan desain ruangan dan tata letak belum optimal (wawancara di Gd. INews, 6 Okt 2016. 15.00 WIB).

Berdasarkan table di atas, dapat diketahui bahwa jumlah hari kerja selama periode bulan Januari-Agustus 2016 ialah 162 hari kerja. Rata-rata hari kerja perbulan PT. Mediate Indonesia yaitu 20 hari kerja. Jam kerja dimulai pukul 09.00-18.00 WIB.  Jumlah karyawan pada PT. Mediate Indonesia yaitu 62 orang (PT. Mediate Indonesia, 2016).

Grafik mengenai pelanggaran terhadap absensi karyawan PT. Mediate Indonesia tahun 2016 relatif mengalami peningkatan khusunya pada periode bulan Juni dan Agustus. Grafik tersebut juga menjelaskan bahwa karyawan lebih memilih untuk tidak melakukan absensi di pagi hari jika datang telat (late) di bandingkan harus mengisi absensi pagi. Hal tersebut dikarenakan karyawan yang telat diwajibkan memberikan surat keterangan mengenai alasan karyawan tersebut telat (late) (hasil wawancara dengan Ibu Ajeng, 9 Okt 2016, 15.00 WIB).

Pelanggaran terhadap absensi yang terjadi di PT. Mediate Indonesia menunjukan bahwa kinerja karyawan tidak optimal. Presentase pelanggaran tiap bulannya relatif meningkat khusunya pada bulan Juni 46% ( 568 kali pelanggaran) dan Agustus 45% (552 kali pelanggaran). Total pelanggaran terhadap absensi sebanyak 3015 atau sebanyak 30% pelanggaran yang terjadi pada periode Januari –Agustus 2016.

Berdasarkan data di atas, tindakan pelanggaran karyawan PT. Mediate Indonesia mencerminkan disiplin kerja mereka. Disiplin kerja dalam hal ini berupa waktu kerja. Disiplin kerja karyawan PT. Mediate Indonesia akan memberikan pengaruh terhadap kinerja karyawan itu sendiri.

Nitisemito (dalam Setiawan, 2013) mengemukan disiplin sebagai suatu sikap, perilaku, dan perbuatan yang sesuai dengan peraturan dari perusahaan, baik terrulis maupun tidak tertulis. Menurut Rivai (2009, h.825) disiplin kerja merupakan suatu alat yang digunakan manajer untuk berkomunikasi dengan karyawan agar mereka besedia untuk mengubah suatu perilaku serta sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran dan ketersediaan seseorang untuk menaati peraturan dan norma yang berlaku.

Lingkungan kerja menjadi stimulus dalam menentukan kepuasan kerja karyawan yang tentunya akan berdampak kepada disiplin karyawan sehingga kinerja karyawan PT. Mediate Indonesia akan meningkat. Kinerja karyawan PT. Mediate Indonesia dapat dinilai dari perilaku dan hasil, serta tingkat ketidakhadiran (absent) karyawan. Kinerja karyawan yang baik memberikan keuntungan bagi kesuksesan perusahaan.

Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan, penulis ingin melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Lingkungan Kerja terhadap Disiplin Kerja dan Kepuasan Kerja serta dampaknya terhadap Kinerja Karyawan PT. Mediate Indonesia tahun 2016”

1.2 Masalah Pokok
Setiap perusahaan memahami pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, sehingga mampu mengembangkan seluruh potensi yang ada dalam diri karyawannya. Lingkungan kerja yang baik dan kondusif akan mempengaruhi  kepuasan kerja dan disiplin kerja karyawan, sehingga kinerja karyawan juga akan meningkat.

Untuk lebih jelasya mengeni Contoh Bab I Skripsi, bisa kalian download filenya di bawah ini: