Showing posts with label Pelajaran. Show all posts
Showing posts with label Pelajaran. Show all posts

Sunday, March 19, 2017

Makalah Kekuatan Tenaga Kerja

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Industri di setiap negara tumbuh dan berkembang dengan cepat saat ini termasuk industri di Indonesia. Berbagai macam industri-industri terdapat di Indonesia. Perkembangan industri yang cepat seperti ini merupakan peluang bagi perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan konsumen. Fenomena seperti ini menjadikan persaingan antarperusahaan menjadi lebih kompetitif demi mencapai tujuan masing-masing perusahaan.

Bisnis merupakan kegiatan yang terdiri dari berbagai rangkaian kegiatan yang saling berhubungan. Penciptaan barang atau jasa meliputi transformasi atau pengubahan input menjadi output. Input didalam manejemen operasi meliputi modal, tenaga kerja, dan informasi yang dibutuhkan dalam menciptakan barang atau jasa. Proses transformasi meliputi menyimpan, mengangkut, dan memperbaiki, sedangkan outputnya ialah barang atau jasa yang dihasilkan (Stevenson,& Sum Chee, 2015, h.4). 

Organisasi dapat mengukur output ataupun pada saat proses transformasi dengan menggunakan umpan balik (feedback) dengan cara membandingkan dengan standar yang telah ditentukan sebelumnya Sehingga dengan begitu dapat diketahui perlu tidaknya tindakan pengendalian (Stevenson,& Sum Chee, 2015, h.4).

Tenaga kerja merupakan salah satu input yang paling penting dalam menjalankan kegiatan operasional sebuah organisasi bisnis. Mulai dari kegiatan produksi, keuangan, pemasaran, dan kegiatan lainnya juga memerlukan tenaga kerja. Tanpa adanya tenaga kerja, maka organisasi tidak dapat menjalankan segala aktivitasnya. Hasilnya organisasi tidak dapat bersaing dengan organisasi lainnya.

Kualitas dan kuantitas tenaga kerja juga perlu dipertimbangkan. Dengan kualitas tenaga kerja yang cakap dan kuantitas tenaga kerja yang cukup merupakan bentuk organisasi dengan tenaga kerja yang ideal. Kualitas tenaga kerja mengacu pada sikap, pendidikan, dan kemampuan tenaga kerja yang tersedia, sementara kuantitas mengacu pada jumlah tenaga kerja yang tersedia dengan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja.

Kelebihan dalam kualitas dan kuantitas tenaga kerja dapat menimbulkan dampak baik secara negative maupun secara positif. Bila suatu perusahan memiliki tenaga kerja yang berlebihan sementara kualitas tenaga kerjanya tinggi, maka perusahaan dapat memilih tenaga kerja terbaik dengan biaya yang relative lebih murah. Sementara itu, bila kualitas tenaga kerjanya tinggi dan jumlah tenaga kerjanya sedikit, maka perusahaan perlu mengeluarkan biaya upah yang cukup besar. Selain itu, bila perusahaan tidak mempunyai tenaga kerja yang berkualitas dan minimnya jumlah tenaga kerja yang ada, tentunya ini akan berdampak negative terhadap keberlangsungan organisasi.

Fenomena-fenomena seperti diatas sering kali dijumpai pada masa sekarang ini terutama di Indonesia. Kekuatan tenaga kerja memiliki peran penting bagi Indonesia dalam menyonsong pasar bebas ASEAN atau yang lebih dikenal dengan Masyarakat Ekonomi Asean. Dengan adannya MEA maka masyarakat Indonesia di tuntut untuk memperbaiki kualitas tenaga kerjanya, sehingga tidak kalah dengan tenaga kerja imigran dari negara lain.

PT. FREEPORT INDONESIA merupakan perusahaan afiliasi dari Freeport McMoran. Kegiatan PTFI yaitu menambang, memproses, melakukan eksplorasi terhadap bijih yang mengandung tembaga, emas, dan perak. PTFI beroperasi di daerah dataran tinggi di Kabupaten Mimika Provinsi Papua, Indonesia dengan memasarkan hasil tambangnya ke seluruh penjuru dunia. 

Freeport McMoran (FCX) merupakan induk dari perusahaan tambang Internasional utama dengn kantor pusat di Phoenix, Arizina, Amerika Serikat. FCX mengelola beragam asset yang tersebar di empat benua dengan dengan cadangan tembaga, emas, dan molybdenum. Mulai dari pegunungan Papua, Indonesia, hingga gurun-gurun di Barat Daya Amerika Serikat. 

PT. FREEPORT INDONESIA merupakan salah satu perusahaan yang banyak memperkerjakan tenaga kerja asli Indonesia khususnya masyarakat papua. Pada tahun 2014 saja, PT. FREEPORT memperkerjakan lebih dari 12.036 karyawan langsung dan lebih dari 18.000 karyawan kontraktor. Dengan presentase 63,94 % non papua, 34,68% papua, dan 1,38 asing, dari semua tenaga kerja yang ada, sebanyak 97,5% adalah masyarakat Indonesia dan 2,5% adalah masyarakat asing (www.ptfi.co.id).

Banyaknya tenaga kerja yang dibutuhkan dan dipekerjakan di PT. Freeport Indonesia merupakan tantangan yang harus bisa di atasi. PT. Freeport Indonesia harus bisa mengelola tenaga kera tersebut dalam kegiatan operasionalnya agar tidak menimbulkan konflik. Dengan bidang pekerjaan seperti penambangan, pengolahan, dan konsentrat tembaga, memerlukan pekerja yang mempunyai kecakapan dan membutuhkan banyak tenaga kerja.

1.2 Masalah Pokok

Banyaknya tenaga kerja yang dibutuhkan dan dipekerjakan oleh PT. Freeport menjadikan perusahaan harus dapat mengelola tenaga kerja tersebut, tenaga kerja yang dibutuhkan bukan saja hanya sebatas kuantitas, melainkan kualitas dari tenaga kerja yang cakap sangat diperlukan. Berdasarkan masalah pokok tersebut, maka dibuat rumusan masalah sebagai berikut :
  1. Faktor-faktor apa yang menjadi kekuatan tenaga kerja?
  2. Bagaimana hubungan kekuatan tenaga kerja terhadap kegiatan Operasional PT. Freeport Indonesia?
  3. Tujuan Penulisan Makalah

Penulisan makalah ini bertujuan untuk menyelesaikan tugas makalah yang diberikan oleh Dosen Bisnis Internasional. Selain itu penulisan makalah ini bertujuan untuk:
  1. Mengetahui faktor-faktor yang menjadi kekuatan tenaga kerja
  2. Mengetahui bagaimana hubungan kekuatan tenaga kerja dalam kegiatan operasional PT. Freeport Indonesia

1.4 Kegunaan Penulisan Makalah

Penulisan makalah ini bermanfaat dalam bidang ilmu Bisnis Internasional. Makalah ini juga dapat digunakan sebagai referensi bagi penulis lain dengan topik yang sama yaitu Kekuatan Tenaga Kerja dan hubungannya dengan Perusahaan Multinasional.

1.5 Sistematika Penulisan

BAB I Merupakan awal dari penelitian yang berisi dalam bentuk latar belakang, rumusan masalah mengenai pokok permasalahan dalam bentuk pertanyaan, tujuan penelitian, dan manfaa penelitian.

BAB III Berisi tentang konsep yan dibahas mengenai kekuatan tenaga kerja

BAB III Berisi tentang pembahasan mengenai kekuatan tenaga kerja dan apa saja faktor-faktor kekuatan tenaga kerja dan penjelasan mengenai kekutan tenaga kerja di PT. Freeport Indonesia.

BAB V Kesimpulan dan saran

BAB II
LANDASAN TEORI

BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Kekuatan Tenaga Kerja

Tenaga kerja merupakan input penting dalam kegiatan operasional bagi para pelaku bisnis, baik itu perusahaan kecil maupun perusahaan besar yang sudah multinasional. Seiring dengan banyaknya industry yang berkembang, maka dibutuhkan banyak tenaga kerja. Hal ini dikarenakan pencipta lapangan kerja harus efisien, berdaya saing, dan menguntungkan.

Ketersediaan tenaga kerja dalam suatu negara merupakan hal penting yang harus diperhatikan apanila ingin membuka lapangan pekerjaan. Kondisi tenaga kerja disuatu kawasan ditentukan oleh kekuatan sosial, kultral, agama, sikap, dan kekuatan lainnya. Penentu lain dalam tenaga kerja yaitu kekuatan politik dan hukum (Ball dkk, 2014, h.389).

untuk lebih jelasnya mengenai makalah kekuatan tenaga kerja, dapat didownload melalui link dibawah ini:
Download Makalah Kekuatan Tenaga Kerja
Download Makalah Kekuatan Tenaga Kerja

Tuesday, March 14, 2017

AKTIVA TETAP, Akuntansi Biaya

Pengertian Aktiva Tetap:

Aktiva tetap adalah aktiva berujud yang digunakan dalam operasi perusahaan dan tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan. (Haryono Jusup, 2005; 153).

Aktiva tetap adalah aktiva berujud yan berumur lebih dari satu tahun yang dimiliki oleh perusahaan dengan tujuan untuk dipakai dalam perusahaan bukan untuk dijual kembali (Wit & Erhans, 2000; 82)
Aset tetap adalah aset berwujud yang (Slamet Sugiri, 2009; 137) :
  1. dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penydiaan barang atau jasa, untuk direntalkan pada pihak lain, atau untuk tujuan administratif
  2. diharapkan untuk digunakan selama lebih dari satu periode
Klasifikasi Aktiva Tetap:
Aktiva tetap biasanya digolongkan menjadi 4 kelompok yaitu (Haryono Jusup, 2005; 155):
  1. Tanah : seperti tanah yang digunakan sebagai tempat berdirinya gedung perusahaan
  2. Perbaikan tanah : seperti jalan-jalan diseputar lokasi perusahaan, tempat parker, pagar dan saluran air bawah tanah
  3. Gedung : seperti gedung yang digunakan untuk kantor, toko, pabrik dan gudang
  4. Peralatan : seperti peralatan kantor, mesin pabrik, peralatan pabrik, kendaraan dan mebel
Untuk lebih jelas dan lengkap mengenai Aktiva Tetap, dapat kalian download melalui link di bawah ini:

Download Aktiva Tetap
Download Aktiva Tetap

Saturday, March 4, 2017

CONTOH ABSTRAK SKRIPSI KUANTITATIF

Masa-masa akhir perkuliahan jenjang pendidikan S1 yang tentunya menyita banyak waktu, biaya, dan tenaga ialah masa pembuatan skripsi. Adakalanya kita sebagai mahasiswa merasa jenuh dalam proses pembuatan karya ilmiah tersebut. Bahkan, tidak sedikit pula mahasiswa yang gagal sehingga mengulang ataupun meneruskan penulisan skripsi pada semester berikutnya. 

Banyak hal-hal yang bisa mengakibatkan gagalnya pembuatan skripsi sehingga akhirnya mahasiswa tidak bisa mengikuti Ujian Sidang Skripsi. Selain karna malas tentunya, skripsi juga bisa gagal karena kelalaian kita sendiri, contohnya beberapa mahasiswa pasti adap yang pernah mengalami hilangnya dokumen-dokumen skripsi yang suda dikerjakan. hal itu bisa terjadi karena kita tidak mem-backup data skripsi kita. Padahal banyak cara yang bisa kita gunakan, misalnya mengcopy ke FD, Harddisk, atau backup via email, cloud, dan lain-lain.
Kali ini, saya akan membagikan salah satu bagian dari penulisan skripsi saya, yaitu Contoh Abstrak Skripsi Kuantitatif yangn telah saya kerjakan. Sebagaimana kita tahu, penulisan Abstrak ini wajib ada didalam skripsi. Sebagaimana kita tahu bahwa penulisan abstrak ini mencakup semua isi skripsi kita yang diresume secara singkat mulai dari judul hingga saran. 

Berikut ini adalah Contoh Abstrak Skripsi Kuantitatif yang telah saya buat pada skripsi saya yang bisa anda download, semoga bisa bermanfaat dan dijadikan sebagai panduan.
Contoh Abstrak Skripsi Kuantitatif

Thursday, June 26, 2014

KEPRIBADIAN DAN PERILAKU KONSUMEN

Apakah kepribadian itu?

Penekanan dalam definisi ini adalah pada sifat-sifat dalam diri atau sifat-sifat kewajiban yaitu kualitas, sifat, pembawaan, kemampuan mempengaruhi orang dan perangai khusus yang membedakan satu individu dari individu lainnya. Sifat-sifat itu akan mempengaruhi cara konsumen merespon usaha promosi para pemasar, dan kapan, dimana, dan bagaimana mereka mengkonsumsi produk atau jasa tertentu.
Sifat-sifat dasar kepribadian

· Kepribadian mencerminkan perbedaan individu
Kepribadian individu merupakan kombinasi unik berbagai faktor, tidak ada dua individu yang betul-betul sama. Walaupun demikian, banyak individu yang mungkin mirip dari sudut satu karakteristik pribadi, tetapi tidak dari sudutn karakteristik pribadi lain.

· Kepribadian bersifat konsisten dan bertahan lama

Kepribadian individu cenderung konsisten dan bertahan lama. Walaupun para pemasar tidak dapat mengubah kepribadian konsumen supaya sesuai dengan produk mereka, jika mereka mengetahui karakteristik kepribadian mana yang mempengaruhi respon khusus konsumen, mereka dapat berusaha menarik perhatian melalui sifat-sifat relavan yang melekat pada kelompok konsumen yang menjadi target mereka. 

· Kepribadian dapat berubah
Kepribadian seseorang berubah tidak hanya sebagai respon terhadap berbagai peristiwa yang terjadi tiba-tiba, tetapi juga sebagai bagian dari proses menuju kedewasaan secara berangsur-angsur.

Teori kepribadian

· Teori Freud
Teori ini dibangun atas dasar pemikiran bahwa kebutuhan atau dorongan yang tidak disadari, terutama dorongan seksual dan dorongan biologis lainnya, merupakan inti dari motivasi dan kepribadian manusia.

Id, Superego, Ego
Konsep id dirumuskan sebagai “gudang” dari berbagai dorongan primitif dan implusif kebutuhan fisiologis dasar seperti rasa haus, rasa lapar, dan seks yang diusahakan individu untuk dipenuhi segera terlepas dari apa cara-cara khusus yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan itu. Konsep superego dirumuskan sebagai pernyataan diri individu mengenai moral dan kode etika yang berlaku dalam masyarakat. Sedangkan ego merupakan pengendalian individu secara sadar.

Teori Freud dan “Kepribadian Produk”
Pada studi kepribadian konsumen percaya bahwa dorongan pada manusia sebagian besar tidak disadari dan bahwa para konsumen terutama tidak menyadari alasan mereka yang sebenarnya mengapa membeli barang atau jasa yang mereka beli. 

· Teori Kepribadian Neo-Freud
Teori ini percaya bahwa hubungan sosial menjadi dasar pembentukan dan pengembangan kepribadian. Harry Stack Sullivan, pengikut neo-freud lainnya, menekankan bahwa manusia terus-menerus berusaha membangun hubungan yang berarti dan bermanfaat dengan orang lain. Dia juga mengungkapkan bahwa individu dikelompokan kedalam tiga golongan kepribadian: patuh (compliant), agresif, dan lepas dari orang lain (detached). 

· Teori Sifat
Orientasi teori sifat terutama bersifat kuantitatif atau empiris, teori ini memfokuskan pada pengukuran kepribadian menurut karakteristik psikologis yang khusus, yang disebut sifat. Sifat didefinisikan sebagai cara yang khas dan relatif bertahan lama yang dapat membedakan seorang individu dari individu lain. Ada beberapa tes yang digunakan untuk mengukur sifat individu seperti keinovatian konsumen (seberapa besar kemauan seseorang untuk menerima berbagai pengalaman baru), materialisme konsumen (tingkat kecenderungan konsumen pada kepemilikan duniawi), etnosentrisme konsumen (kemungkinan konsumen untuk menerima atau menolak berbagai produk buatan luar negri).

Kepribadian Dan Memahani Perbedaan Konsumen

Para pemasar tertarik untuk memahami bagaimana kepribadian mempengaruhi prilaku konsumsi, karena pengetahuan tersebut memungkinkan mereka mampu memahami konsumen dengan lebih baik dan mampu membidik para konsumen yang cenderung menanggapi secara positif komunikasi mengenai produk atau jasa.

Keinovatifan Konsumen Dan Sifat Kepribadian Yang Berkaitan

Sifat-sifat kepribadian yang berguna untuk membedakan antara inovator konsumen dan bukan inovator meliputi:

· Keinovatifan konsumen
Para peneliti konsumen telah berusaha menyusun instrumen pengukuran untuk menaksir tingkat keinovatifan konsumen, karena ukuran sifat kepribadian tersebut memberikan wawasan yang penting mengenai sifat dan batas-batas kesediaan konsumen untuk berinovasi 

· Dogmatisme
Adalah sebuah sifat kepribadian yang mengukur tingkat kekakuan (versue keterbukaan) yang ditunjukkan individu terhadap hal yang belum dikenal dengan baik dan terhadap informasi yang berlawanan dengan kepercayaan mereka yang sudah mendalam 

· Karakter sosial
Memfokuskan pada identifikasi dan penggolongan individu ke dalam “berbagai tipe” sosial budaya yang berbeda.

· Tingkat stimulasi optimum
Berkaitan dengan kesediaan yang lebih besar untuk mengambil resiko, mencoba berbagai produk baru, menjadi inovatif, mencari informasi yang berhubungan dengan pembelian, dan menerima fasilitas eceran yang baru daripada tingkat stimulasi optimum yang rendah

· Pencari variasi kesenangan baru
Sifat yang digerakkan oleh kepribadian yang persis sama dan berhubungan dengan TSO adalah pencari variasi atau kesenangan baru. Ada berbagai tipe konsumen pencari variasi: perilaku pembelian yang bersifat penyelidik, penyelidikan pengalaman orang lain, dan keinovatian pemakai.

Faktor Kepribadian Kognitif 

· Kebutuhan akan kognisi
Karakteristik kepribadian kognitif yang menjanjikan adalah kebutuhan ini mengukur kebutuhan atau kesenangan seseorang untuk berfikir.

· Orang yang suka visual versus orang yang suka verbal
Orang yang suka visual (konsumen yang lebih menyukai informasi visual dan produk yang menekankan pada penawaran visual, seperti keanggotaan dalam klub videotape) atau orang yang suka verbal (konsumen yang lebih menyukai informasi dan produk tertulis atau verbal, seperti keanggotaan dalam klub buku atau klub audiotape).

Dari Materialisme Konsumen Sampai Ke Konsumsi Komplusif

· Matrealisme konsumen
Matrealisme (tingkat di mana seseorang dianggap “materialistis). Ciri-ciri yang mendukung orang matrealistis seperti berikut ini: mereka sangat menghargai barang-barang yang dapat diperoleh dan dapat dipamerkan, mereka sangat egosentris dan egois, mereka mencari gaya hidup dengan banyak barang, kebanyakan milik meraka tidak memberikan kepuasan pribadi yang lebih besar. 

· Perilaku konsumen yang mendalam
Perilaku ini termasuk perilaku yang normal dan diterima secara sosial. Konsumen yang mendalam umumnya memiliki karakteristik berikut: minat yang dalam terhadap barang atau golongan produk tertentu, kesediaan untuk berpergian jauh dalam rangka menambah contoh-contoh barang atau golongan produk yang diminati, dedikasi untuk mengorbankan uang dan waktu yang banyak secara bebas untuk mencari barang atau produk tersebut.

· Perilaku konsumsi yang komplusif
Perilaku ini termasuk perilaku yang abnormal yang merupakan contoh sisi gelap konsumsi. 

Kepribadian Merek

Personifikasi Merek
Beberapa pemasar merasa bermanfaat jika mereka menciptakan personifikasi merek, yakni mereka berusaha menuangkan kembali persepsi konsumen mengenai sifat-sifat produk atau jasa “karakter manusiawi”. Banyak konsumen yang menyatakan perasaan diri mereka mengenai produk atau merek menurut kepribadian yang mereka kenal.

Kepribadian Produk Dan Gender
Pemberian gender sebagai bagian dari gambaran kepribadian produk sesuai sekali dengan realitas pasar bahwa produk dan jasa, pada umumnya, dipandang oleh konsumen mempunyai gender.

Kepribadian Dan Warna
Para konsumen tidak hanya mengaitkan sifat-sifat kepribadian ke produk dan jasa, tetapi mereka juga cenderung menghubungkan berbagai faktor kepribadian ke berbagai warna khusus. Untuk mengungkap pandangan tersebut, para peneliti menggunakan berbagai macam teknik pengukuran kualitatif, seprti observasi, kelompok fokus, wawancara yang mendalam, dan teknik proyektif.

Diri Dan Citra Diri

Para konsumen mempunyai berbagai macam citra diri mereka yang abadi. Citra diri ini, atau “persepsi mengenai diri” sangat erat hubungannya dengan kepribadian, di mana orang cenderung membeli produk dan jasa serta menjadi pelanggan perusahaan ritel yang mempunyai citra atau kepribadian yang cocok dengan citra diri mereka sendiri.

· Satu atau banyak pribadi
Secara historis, individu dianggap mempunyai citra diri tunggal dan tertarik, sebagai konsumen, pada produk dan jasa yang dapat memuaskan pribadi yang tunggal itu. Tetapi, akan lebih tepat menganggap bahwa para konsumen mempunyai banyak pribadi.

· Susunan citra diri
Citra diri seseorang adalah khas, hasil dari perkembangan latar belakang dan pengalaman orang tersebut. Individu mengembangkan citra dirinya melalui interaksi dengan orang lain pada mulanya dengan orang tua mereka, dan kemudian orang-orang dan kelompok-kelompok lain yang mempunyai hubungan dengan mereka selama bertahun-tahun. Ada beberapa ragam citra diri sebagai berikut: citra diri aktual (bagaimana konsumen memandang diri mereka dalam kenyataan), citra diri ideal (bagaimana konsumen ingin memandang diri mereka), citra diri sosial (bagaimana konsumen merasa orang lain memandang mereka), citra diri sosial ideal (bagaimana konsumen ingin dipandang oleh orang lain), citra diri yang diharapkan (bagaimana konsumen diharapkan memandang diri mereka di waktu tertentu di masa yang akan datang). Citra diri yang diharapkan terletak diantara citra diri aktual dan citra diri ideal, yang merupakan kombinasi yang berorientasi ke masa depan.

· Perluasan diri
Saling keterkaitan antara citra diri konsumen dan kepemilikannya (yaitu, barang-barang yang mereka sebut “milik” mereka) merupakan topik yang mengasyikkan. Tegasnya barang milik konsumen dipandang “menegaskan” atau “memperluas” citra diri mereka. Telah dikemukakan bahwa kepemilikan dapat memperluas diri dengan beberapa cara: secara aktual, secara simbolis, dengan memberikan status atau peringkat, dengan memberikan perasaan pribadi para penerima, dengan memberkahi dengan kekuatan gaib.

Mengubah Pribadi
Mengubah diri seseorang, terutama penampilan atau bagian tubuh seseorang, dapat dicapai dengan kosmetik, mengubah gaya dan warna rambut, membuat tato, beralih dari kacamata ke lensa kontak (atau sebaliknya), atau menjalani bedah kecantikan.

Keangkuhan Dan Perilaku Konsumen
Dengan menggunakan skala keangkuhan, para peneliti telah mempelajari keangkuhan fisik (perhatian yang berlebih terhadap dan atau pandangan yang positif atau terlalu tinggi terhadap penampilan fisik seseorang) maupun keangkuhan prestasi(perhatian yang berlebih terhadap pandangan yang positif atau terlalu tinggu terhadap prestasi pribadi seseorang). Mereka menemukan bahwa kedua gagasan ini berkaitan dengan matrealisme, pemakaian kosmetik, perhatian pada pakaian, dan keanggotaan country club.

Kepribadian Atau Diri Yang Sesungguhnya
Gagasan kepribadian virtul atau diri virtul memberi kesempatan pada individu untuk mencoba kepribadian yang berbeda atau identitas yang berbeda, mirip dengan pergi ke mal dan mencoba berbagai pakaian yang berbeda di toko serba ada atau toko barang-barang khusus. Jika identitas itu sesuai, atau kepribadian dapat ditingkatkan, orang mungkin memutuskan untuk memelihara kepribadian baru dengan memperbaiki kepribadian lama.

sumber : Leon G. Schiffman dam Leslie L, Costumer Behavior, Elevert Edition 2010

Wednesday, June 25, 2014

Makalah Marketing Ethics and Social Responsibility

Pendahuluan 

Konsep pemasaran yang kita tahu yaitu memenuhi kebutuhan konsumen dengan cara lebih efektif dari pesaing, Misalnya produk seperti tembakau dan alcohol untuk memenuhi kebutuhan konsumen (needs) namun produk tersebut berbahaya, dan masih banyak lagi produk yang sering digunakan secara signifikan dan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan perubahan iklim (misalnya kemasan produk yang sering digunakan namun tidak dapat digunakan kembali kemasannya). Dengan fakta seperti itu, maka perusahaan harus memiliki tanggung jawab sosial yang merupakan komponen integral dalam mengambil keputusan pemasaran untuk menyeimbangkan kebutuhan sosial dengan kebutuhan individu dan organisasi. Konsep pemasaran sosial mensyaratkan bahwa semua pemasar mematuhi prinsip-prinsip tanggung jawab sosial dalam pemasaran barang dan jasa; yaitu mereka harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar sasaran mereka dengan cara melestarikan dan meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat secara keseluruhan, namun tetap memenuhi tujuan organisasi .

Saturday, June 15, 2013

Contoh Proposal Penelitian Bab I

Kali ini gua bakal ngeShare tugas dari dosen MPS alias Metode Penelitian Sosial. Dosen gua ini menugaskan membuat Proposal Penelitian buat tugas akhir sebelum uas. Nah yang gua share sekarag adalah Contoh Proposal Penelitian Bab I yang gua buat bareng kelompok gua. Semoga apa yang gua share bisa bermanfaat yaa.


Proposal Penelitian

  1. Mata Kuliah : Metode Penelitian Sosial
  2. Tema Penelitian : Pemasaran
  3. Topik Penelitian : Promosi penjualan terhadap permintaan konsumen 
  4. Judul Penelitian : Pengaruh Promosi Penjualan terhadap Permintaan Barang/Jasa bagi Mahasiswa IISIP Jakarta 2012

Friday, June 14, 2013

EIGENRICHTING

Eigenrichting dalam ilmu hukum yaitu merupakan tindakan menghakimi sendiri atau aksi sepihak. Tindakan ini yaitu seperti memukul orang yang telah menipu kita, ataupun tindakan menyekap orang yang tidak mau melunasi hutangnya kepada kita. Tindakan menghakimi sendiri seperti ini merupakan tindakan untuk melaksanakan hak menurut kehendak sendiri dengan sewenang-wenang tanpa persetujuan pihak lain yang berkepentingan. Dalam hukum, perorangan tidak diperkenankan melaksanakan sanksi kepada sesorang untuk menegakkan hukum karena pelaksanaan sanksi adalah monopoli penguasa. 

Tuesday, May 7, 2013

Memahami Tim Kerja

Memahami Tim Kerja

Perbedaan antara Kelompok Kerja dan Tim Kerja

Kelompok kerja dan Tim kerja bukanlah hal yang sama. Kelompok kerja adalah kelompok yang berinteraksi terutama untuk berbagi informasi dan membuat berbagai keputusan untuk membantu setiap anggota bekerja di dalam area tanggung jawabnya. Kelompok kerja tidak mempunyai kebutuhan atau kesempatan untuk terlibat dalam kerja kolektif yang membutuhkan usaha bersama. Dengan kaa lain kinerja mereka adalah gabungan akhir dari kontribusi individual setiap anggota kelompok.

Tuesday, April 23, 2013

Kepuasan Kerja PERILAKU ORGANISASI

Kepuasan kerja 

Mengukur Kepuasan Kerja

Kita telah mendefinisikan kepuasan kerja sebagai suatu perasaan positif tentang pekerjaan seseorang yang merupakan hasil dari evaluasi karakteristiknya yang mempunyai definisi yang sangat luas. Yang perlu di ingat pekerjaan seseorang lebih dari sekedar aktivitas mengatur kertas, menulis kode program, menunggu pelanggan atau mengendarai sebuah kendaraan.
Dua pendekatan yang paling luas digunakan adalah penilaian tunggal secara umum dan nilai penyajian akhir yang terdiri atas sejumlah aspek pekerjaan. Metode penilaian tunggal secara umum sekedar meminta individu untuk merespons satu pernyataan. Penyajian akhir aspek pekerjaan ini lebih rumit karena pendekatan ini mengidentifikasikan elemen - elemen penting dalam suatu pekerjaan dan menanyakan perasaan karyawan tentang setiap elemen.

Wednesday, April 10, 2013

Teori Motivasi Zaman Dahulu

Teori Motivasi Zaman Dahulu

Tahun 1950-an ada tiga teori khusus yang sangat terkenal mengenai memotivasi karyawan. Teori-teori tersebut adalah Hierarki Teori Kebutuhan, Teori X dan Y, dan Teori Dua Faktor. Kita harus mempelajari teori-teori ini karena teori-teori tersebut merupakan dasar perkembangan teori-teori yang ada saat ini dan juga para manajer masih menggunakannya dalam menjelaskan motivasi karyawan.

Wednesday, March 27, 2013

Pengantar Ilmu Administrasi Niaga

Definisi Organisasi Niaga
Setiap Unit Organisasi yang menjalankan kegiatan-kegiatan bisnis sebagai maksud aktivitas pokonya.
Niaga atau Bisnis adalah kegiatan-kegiatan yang teratur dan kuntinyu berupa menadakan sesuatu (barang /jasa) yang dibutuhkan/diperlukan oleh masyarakat sambil memperoleh pendapatan.

Pengertian Administrasi Niaga
  1. Administrasi Niaga adalah "administrasi " dari suatu organisasi niaga secara keseluruhan (dalam suatu perusahaan tersebut dijalankan oleh direksi perusahaan tersebut).
  2. Administrasi Niaga adalah "administrasi" yang mengejar tercapainya tujuan-tujuan yang bersifat keniagaan (busness Objective). Administrasi Niaga itu dijalankan oleh setiap manajer dalam suatu organisasi bisnis/niaga.
Dan Untuk memahami administrasi niaga yang kita pelajari adalah gabungan dari dua pengertian tersebut diatas.

Friday, March 22, 2013

Makalah Tentang Pelanggaran HAM

Bab I. Pendahuluan

HAM adalah hak-hak yang telah dipunyai seseorang sejak ia dalam kandungan. HAM berlaku secara universal. Dasar-dasar HAM tertuang dalam deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat (Declaration of Independence of USA) dan tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia, seperti pada pasal 27 ayat 1, pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 30 ayat 1, dan pasal 31 ayat 1

Dalam kaitannya dengan itu, maka HAM yang kita kenal sekarang adalah sesuatu yang sangat berbeda dengan yang hak-hak yang sebelumnya termuat, misal, dalam Deklarasi Kemerdekaan Amerika atau Deklarasi Perancis. HAM yang dirujuk sekarang adalah seperangkat hak yang dikembangkan oleh PBB sejak berakhirnya perang dunia II yang tidak mengenal berbagai batasan-batasan kenegaraan. Sebagai konsekuensinya, negara-negara tidak bisa berkelit untuk tidak melindungi HAM yang bukan warga negaranya. Dengan kata lain, selama menyangkut persoalan HAM setiap negara, tanpa kecuali, pada tataran tertentu memiliki tanggung jawab, utamanya terkait pemenuhan HAM pribadi-pribadi yang ada di dalam jurisdiksinya, termasuk orang asing sekalipun. Oleh karenanya, pada tataran tertentu, akan menjadi sangat salah untuk mengidentikan atau menyamakan antara HAM dengan hak-hak yang dimiliki warga negara. HAM dimiliki oleh siapa saja, sepanjang ia bisa disebut sebagai manusia.

Sunday, March 17, 2013

Sejarah Peradaban Mesir Kuno

Sejarah Peradaban Mesir Kuno

Semua orang tentu tahu piramida chufu kan? itu termasuk salah satu peninggalan bersejarah. Piramida itu ada pada zaman mesir kuno. Jadi langsung aja yuk kita baca Sejarah Peradaban Mesir Kuno yang menggambarkan kemajuan dan kehebatan negeri itu pada zamannya.
Sejarah Peradaban Mesir Kuno

Friday, March 15, 2013

Sejarah Peradaban Mesopotamia

Sejarah peradaban Mesopotamia

Sejarah Peradaban Mesopotamia

Sesuai judulnya, saya akan membahas tentang sejarah peradaban mesopotamia. Langsung aja deh baca nih yaa...

Wednesday, March 6, 2013

Hukum dan Masyarakat

Lumayan lama juga gua ngga buat artikel tentang Pelajaran karena libur kuliah hehehe. Kali ini gua mau posting tentang Mata kuliah gua yaitu Pengantar Ilmu Hukum. Nah yang gua bahas sekarang adalah mengenai Hukum dan Masyarakat.
Hukum dan Masyarakat
Pembahasan:
- Masyarakat
- Pengertian Hukum
- Tujuan Hukum

Sunday, February 17, 2013

Makalah Tentang PEMILU


PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Pemilihan umum (pemilu) merupakan salah satu sarana demokrasi. Pesta demokrasi yang merupakan perwujudan tatanan kehidupan negara dan masyarakat yang berkedaulatan rakyat, pemerintah dari dan untuk rakyat. Melalui pemilu, setidaknya dapat dicapai tiga hal. Pertama, lewat pemilu kita dapat menguji hak-hak politik rakyat secara masif dan serempak. Kedua, melalui pemilu kita dapat berharap terjadinya proses rekrutmen politik secara adil, terbuka, dan kompetitif. Ketiga, dari pemilihan umum kita menginginkan adanya pola pergiliran kekuasaan yang damai.
Pemilu di Indonesia pada awalnya ditujukan untuk memilih anggota lembaga perwakilan, yaitu DPR,DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/kota. Namun, setelah amandemen ke 4 UUD 1945 pada 2002, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (PILPRES), yang semula dilakukan oleh MPR, disepakati untuk dilakukan langsung oleh rakyat sehingga pilpres pun dimasukkan dalam rezim pemilu. Pilpres sebagai bagian dari pemilu diadakan pertama kali pada pemilu 2004. Pada 2007, berdasarkan Undan-undang Nomor 22 tahun 2007 pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pilkada) juga dimasukkan sebagai bagian dari Rezim pemilu.

Monday, December 17, 2012

pengendalian yang efektif

akhirnya gua mulai ngeBlog lagi haha
kali ini gua mau berbagi postingan tentang pelajaran gua di perkuliahan,yaitu tentang mata kuliah asas-asas manajemen terutama tentang pengendalian yang efektif
langsung aja dah nih ngga pake lama silahkan di baca........

I. Latar belakang masalah

Pada zaman yang modern ini sering kali kita jumpai permintaan pasar yang mengalami pasang surut dalam artian ada kalanya permintaan pasar naik dan ada kalanya permintaan pasar menurun. Itu semua dapat menyebabkan keuntungan dan kerugian disaat yang berbeda. Misalnya disaat permintaan pasar rendah maka saat itu kita akan mengurangi pemasokan barang dagangan sementara karyawan kita tetap dengan penghasilan yang tidak berubah sehingga akan ditemui “ lebih besar pengeluaran dari pada pendapatan “. Itu juga dapat menyebabkan suatu perusahaan melakukan pemecatan ( PHK ) terhadap beberapa karyawan. Sebaliknya disaat permintaan pasar naik maka suatu perusahaan akan menambah pemasokan barang dagangan bahkan disaat permintaan pasar melonjak naik sangat tinggi seatu perusahaan akan menambah pula karyawannya agar suatu produksi barang dapat dikerjakan secara efektif dan efisien.

Saturday, November 10, 2012

Manajer dan Manajemen

ini adalah postingan lanjutan dari postingan sebelumnya yaitu belajar asas-asas manajemen




Pengertian Manajer
manajer adalah orang dengan skillnya mampu untuk mengarahkan manusia/barang baku untuk mencapai tujuan.
manajer juga harus bisa membuat konsep demi menciptakan keputusan dalam mengelola "9 unsur manajemen"
manajer itu mempunyai wewenang yang bisa didapatkan dari fisik, uang, dan ilmu yang berguna.

3 kriteria manajemen

1 .Skill (keterampilan)
seorang manajer harus bisa membuat keputusan mengenai seberapa tepat ia mengalokasikan 9 unsur manajemen menghadapi market yang akan datang
manajer harus menjadikan suasanan kerja yang termotivasi
2. Profesional
adanya prinsip umum dalam pengambilan keputusan
status manajer diambil secara wajar (prestasi), buka favoritisme, politik, keturunan,dll
harus mempunyai kode etik
3. Manajer sebagai SCIENCE (ilmiah)
dikembangkan secara sistematis
dapat diuji teorinya berdasarkan penelitian terhadap perilaku "mengapa dan bagaimana orang bekerja sama untuk mencapai tujuan".
kajian Manajemen mengarah pada tercapainya suatu ilmu yang dapat diterima secara Universal/umum

tugas manajer menurut james a.f stoner
1. bekerja dengan dan melalui orang
2. berbagi saluran komunikasi
3. menentukan prioritas
4. analisis dan konseptual
5. mediator
6. mengambil keputusan

TINGKATAN MANAJER
a. berdasarkan tingkatan dalam organisasi
manajer puncak ( top manajer )
manajer menengah ( middle manajer )
manajer lini pertama ( lower manajer )
b. berdasarkan lingkup kegiatan di organisasi
project manajer
manajer umum ( general )
manajer fungsional

1. manajer puncak ( top manajer )
~ bertanggung jawab atas semua manajemen di organisasi
~ menjalin hubungan baik dengan perusahaan lain
~ manager not doing
~ konseptual skill ( membuat konsep ke masa depan )
~ analitical skill ( keahlian menganalisis )
~ decision making skill ( harus bisa mangambil suatu keputusan )
Planning dan organizing > actuating dan controling
ex : CEO, presdir

2. manajer menengah ( middle manajer )
~ mengarahkan kegiatan manajer lain dan karyawan operasional
~ mwnjalin hubungan sesama ( human skill )
~ sebagai jembatan antara Top Manajer dengan Lower Manajer
Planning & Organizing = Actuating & controling
ex : manajer pabrik 

3. manajer lini pertama ( lower manajer )
~ managing the work
~bertanggung jawab atas pekerjaan operasional
~ mengambil keputusan untuk sub di levelnya
~ technical skill
Actuating & Controling > Planning & Organizing
ex : supervisor, foreman, superintendent

masalah manajer
1. masalah manusia dan organisasi
2. masalah teknologi
3. masalah keuangan
4. masalah fisik ( tempat kerja )

Tanggung jawab Manajer
1. memecahkan tugas besar --> kecil
2. upaya terbaik untuk melaksanakan tugas
3. mempekerjakan seseorang sesuai tugas dan keahlian
4. melatih karyawan
5. supervisi/ pengawasan
6. memberikan incentive

keahliahan yang harus dimiliki manajer
1. membuat konsep ( conseptual skill )
kemampuan menggambarkan apa yang akan dicapai di masa yang akan datang.
2. pengambilan keputusan ( decision making skill )
kemampuan mengambil satu tindakan yang tepat diantara dua/lebih pilihan alternatif.
3. analisi ( analitical skill )
kemampuan menganalisis untuk memecahkan suatu masalah.
4. administratif ( adm. skill )
kemampuan membuat peraturan,prosedur,kebijakan dalam organisasi.
5. komunikasi ( communication skill )
kemampuan untuk melontarkan ide dan keinginan pada orang lain baik lisan maupun tertulis.
6. hubungan sesama manusia ( human skill )
kemampuan berinteraksi dengan orang lain baik itu di dalam/diluar organisasi
7. teknis ( technical skill )
kemampuan memahami dan mendalami tugas yang lebih spesifik ( rinci/khusus ).

nah itulah pelajaran mengenai manajer dan manajemen
semoga bermanfaat :D
silahkan komen ya kalau ada pertanyaan, kritik dan saran dari anda sangat berguna untuk saya
terimakasih..

belajar asas asas manajemen

hallooo... ini postingan pertama saya di blog denipantom.blogspot.com .
langsung saja ya,disini saya ingin berbagi ilmu sedikit nih dari apa yang saya sudah pelajari. Yang pertama saya akan menjelaskan tentang MANAJEMEN, yang saya jelaskan ini memang tidak terlalu rinci tetapi setidaknya kita bisa paham apa itu arti manajemen

Manajemen
Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur/mengelola.
Manajemen secara teori artinya suatu proses yang berulang-ulang mulai dari Planning (perencanaan) --> Organizing (pengorganisasian) --> actualing (pengarahan) --> Controlinng ( membandingkan pelaksanaan sesuai atau tidak dengan perencanaan) untuk mengoptimalkan sumber daya atau disebut unsur-unsur manajemen untuk mencapai suatu tujuan.

menurut james a.f stoner manajemen adalah proses merencanakan,mengorganisasikan,memimpin dan mengendalikan berbagai upaya dari anggota organisasi, dan proses penggunaan semua sumber daya organisasi demi tercapainya tujuan organisasi yang telah ditetapkan.

dalam proses manajemen itu tidak lepas dari 5W+1H :
what diatur  : unsur-unsur manajemen
why diatur   : agar unsur optimal
who mengatur  : pimpinan atau manajer
when diatur  : setiap saat ( dari mulai berdiri organisasi sampai bubar )
where mengaturnnya : dalam wadah organisasi ataupun perusahaan
How mengaturnya : sesuai fungsi manajemen ( P.O.A.C )


unsur-unsur manajemen 
  1. men ( manusia )
  2. money
  3. mecin
  4. motode ( sebuah cara menyelesaikan tugas )
  5. material ( bahan baku disebut juga raw material )
  6. market ( pasar )
  7. Time ( berarti harus punya batasan waktu )
  8. morale ( semangat kerja => bisa dengan gaji/bonus/asuransi/dan tunjangan lainnya )
  9. teknologi dan informasi

apa sih keuntungan kita belajar manajemen ?

  1. meminimize uang
  2. agar efektif dan efisien dalam waktu
  3. agar unsur manajemen menjadi optimal
sarat tujuan yang baik 
  • realistik : artinya tujuan bisa dicapai dan bukan hanya angan-angan
  • spesifik : jelas apa yang dicapai dan operasional
  • terukur : ada ukuran tertentu untuk keberhasilan
  • terbatas waktu : ada batasan atau target untuk mencapai sasaran
nah itulah awal permulaan kita belajar manajemen, untuk selanjutnya akan saya post tentang manajemen dikemudian hari. dan di blog ini juga saya akan mempost beberapa artikel-artikel yang bisa anda baca baik itu soal pelajaran, pengaaman saya, cerita percintaan, dan banyak lagi
terimakasih :D